Setelah diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, Satelit Telkom-3 milik PT Telkom Indonesia dikabarkan hilang. Pihak Telkom sendiri langsung mendapat keterangan awal dari ISS Reshetnev Rusia. PErusahaan tersebut adalah selaku kontraktor utama Satelit milik Telkom.Satelit Telkom-3 dinyatakan hilang beberapa jam diluncurkan sebelum mencapai orbit akibat gagal dalam tahapan Briz-M. Sebagai informasi, Briz-M adalah tahapan pelepasan tanki bahan bakar roket yang diikuti relokasi instrumen pengarahan dari pusat pengendalian untuk menghindari goncangan saat tangki bahan bakar pendorong yang merupakan propelan dilepas.
Selain satelit Telkom-3, dalam roket pendorong Proton-M diluncurkan bersama dengan satelit Ekspress-MD2
Sebab hilangnya Satelit Telkom 3
- Kegagalan komunikasi: Ada kemungkinan satelit gagal switch on sehingga kontak dengan pusat kendali di bumi tidak terjalin Seperti dinyatakan Kepala Pusat Teknologi Satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Suhermanto.
- Bertabrakan dengan satelit lainnya:hal itu hanya terjadi jika satelit berada pada posisi orbit polar dan geostasioner. Oleh karena itu, dia menyarankan, perlu dideteksi posisi satelit Seperti dinyatakan Kepala Pusat Teknologi Satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Suhermanto.
- Terjadi anomali pada saat peluncuran Satelit Telkom-3 di tahap pengoperasian roket peluncur Breeze-M sehingga menyebabkan satelit hanya mencapai intermediate orbit seperti dinyatakan Slamet Riyadi, Head of Corporate Communication and Affair Telkom
Harga
Investari untuk satelit ini pihak Telkom mengeluarkan US$ 150 juta. Sedangkan kerugian akibat gagalnya pengorbitan satelit tersebut nantinya akan ditutup dengan asuransi
Kegunaan Satelit
Satelit ini dirancang dengan tujuan utama untuk memenuhi meningkatnya permintaan peralatan transmisi dalam pengembangan layanan bisnis satelit di wilayah Indonesia. foto: skalanews.com