Kejadian ceramah berbau sara tersebut terjadi ketik Rhoma Irama mendampingi Fauzi Bowo dalam safari Ramadhan.Saat itu Bang Oma memberikan ceramah di Masjid Al Isra Tanjung Duren Jakarta Barat pada Minggu 29/7/12.
Terkuaknya ceramah tersebut setelah mendapatkan laporan dari saksi Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Ashiddiqie. Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah menyatakan tetap akan mendalami kasus laporan yang diterima Panwaslu
Dipihak Jokowi Ahok sendiri sudah melihat video cermah tersebut. Namun kedua pasangan tersebut tidak menuntut permintaan maaf dari Rhoma Irama.
Berikut petikan berita dari kompas.com
Dalam ceramahnya, selain membenarkan kampanye SARA, Rhoma juga mengajak jemaah masjid untuk memilih calon pemimpin yang seiman. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan mengenai Jakarta jangan menjadi seperti Singapura-nya Indonesia pada 1972, yang saat itu dikuasai oleh Lee Kuan Yew, yang berasal dari etnis tertentu.